Musyawarah Nasional (MUNAS) XII PERBARINDO yang diselenggarakan di Jakarta pada 19–20 Oktober 2026 menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan masa depan industri BPR-BPRS di Indonesia.
Dalam forum tersebut, Bapak Tedy Alamsyah kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP PERBARINDO periode 2026–2030, setelah sebelumnya menjabat pada periode 2022–2026.

MUNAS XII dihadiri oleh 498 peserta dari seluruh Indonesia, yang terdiri dari Dewan Pengawas, DPP, DPD, serta DPK PERBARINDO.
Acara pembukaan semakin semarak dengan penampilan Tari Medley Nusantara dan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (PSM UKI).
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga, di antaranya Bapak Doddy Zulverdi, Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank. Bapak Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK.
Serta Bapak Budi Joyo Santoso, Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

MUNAS XII PERBARINDO membahas empat agenda utama, yaitu
1. Pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
2. Laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2022–2026.
3. Penyusunan program kerja.
4. Pemilihan Ketua Umum dan kepengurusan periode 2026–2030.
Setelah penyampaian pandangan dan tanggapan dari seluruh DPD, laporan pertanggungjawaban kepengurusan diterima oleh seluruh peserta tanpa penolakan.


Selanjutnya, Bapak Joko Suyanto selaku Ketua Sidang Pleno secara resmi menyerahkan bendera pataka PERBARINDO kepada Ketua Umum terpilih, Bapak Tedy Alamsyah, sebagai simbol amanah dan keberlanjutan kepemimpinan organisasi.

Dalam susunan kepengurusan DPP PERBARINDO periode 2026–2030, turut ditetapkan:
1. Bapak Ahmad Ropik sebagai Sekretaris Jenderal DPP PERBARINDO.
2. Ibu Evi Dhamayanti sebagai Bendahara Umum DPP PERBARINDO.
Terpilihnya kembali Bapak Tedy Alamsyah beserta terbentuknya kepengurusan baru menjadi awal dari amanah dan tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan PERBARINDO.
