perbarindo-banner.jpg

Aset Lokal, Prestasi Nasional March 24th, 2011 - Category Publikasi » Aset Lokal, Prestasi Nasional

Kesuksesan PD BPR Sarimadu Meraih BUMD Award 2010



Adalah sebuah prestasi yang patut dibanggakan manakala BPR-BPR yang berstatus perusahaan daerah (PD) mendapat penghargaan berskala Nasional. Dalam sebuah acara penghargaan CEO & BUMD AWARD 2010 yang digelar Majalah Business Review terdapat beberapa BPR milik Pemda yang mendapat anugerah tersebut.

Sebagai BUMD dan aset lokal daerah setempat, prestasi dan kemajuan PD BPR Sarimadu cukup membanggakan. Tak hanya menjadi yang terbaik di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau, tapi juga di tingkat nasional.

Salah satu BUMD yang mendapat penghargaan itu adalah PD BPR Sarimadu. Bank milik Pemkab Kampar, Riau ini dinilai memiliki kinerja handal dalam sejumlah bidang. Di antaranya, penerapan Kinerja Keuangan, Kinerja Manajemen dan Kinerja Sumber Daya manusia. Raihan dalam tiga kategori tersebut mengantarkan pula Bupati Kampar sebagai Pembina BUMD terbaik.

Diraihnya penghargaan tersebut menjadikan bukti kesuksesan kinerja BPR yang berdiri sejak tahun 1992 itu. Tentu saja, prestasi di BUMD Award 2010 ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran direksi dan karyawan PD PD BPR Sarimadu.

Menurut Safri, Direktur Utama PD BPR Sarimadu, penerimaan Award yang diperolehnya pada acara BUMD & CEO BUMD Award 2010 memicu semangat kerja segenap jajaran direksi dan karyawan PD PD BPR Sarimadu. “Kami semakin percaya diri untuk bisa berbuat lebih baik agar tetap menjadi yang terbaik pada tingkat Nasional dikalangan BUMD se-Indonesia,” tegas Safri.

Safri menambahkan bahwa dengan diraihnya 4 (empat) AWARD dalam BUMD & CEO BUMD AWARD 2010 tersebut, rasa memiliki terhadap Bank Sarimadu semakin kokoh dan kuat. “Kami yakin Bank Sarimadu menjadi tempat kami untuk berkarya. Kami bangga menjadi Keluarga besar Bank Sarimadu,” ujarnya dengan bangga.

Raihan penghargaan PD BPR Sarimadu tentu saja bukan merupakan kejadian instan, namun hasil dari usaha dan kerja keras dari seluruh jajarannya. Kerja keras dalam menjalankan operasional dengan sebaik mungkin, selalu melakukan perbaikan dan juga penyempurnaan.

Dalam hal perbaikan dan penyempurnaan, PD BPR Sarimadu berada langsung di bawah pembinaan dan pengawasan dari Bank Indonesia Pekanbaru. Selain itu, mengacu pada aturan PBI No 8/20/PBI/2006, tanggal 5 Oktober 2006 tentang Transparansi Kondisi Keuangan Bank Perkreditan Rakyat, maka Bank PD BPR Sarimadu melakukan kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Pekanbaru. Dari hasil Pembinaan dan Pengawasan oleh Bank Indonesia dan Audit yang dilakukan oleh BPKP Perwakilan Pekanbaru, PD BPR Sarimadu diberikan arahan perbaikan yang senantiasa sangat konstruktif.

Dalam mewujudkan arahan dari Bank Indonesia dan BPKP Perwakilan Propinsi Riau, PD BPR Sarimadu tidak kenal waktu dan tempat untuk selalu melakukan perbaikan, penyempurnaan dan konsultasi yang terus menerus; baik kepada Bank Indonesia Pekanbaru maupun kepada BPKP Perwakilan Pekanbaru. “Kami yakin dan Percaya karena pembinaan dari Bank Indonesia dan BPKP Kantor Perwakilan Pekanbaru, maka Bank PD BPR Sarimadu berhasil mendapat pengakuan secara Nasional atas Kinerja dan laporan Keuangannya,” ujar Safri.

Saat ini, PD BPR Sarimadu adalah sebuah lembaga keuangan mikro yang sudah merupakan aset daerah. Selain itu, prestasi dan kemajuan PD BPR Sarimadu juga membanggakan di tingkat nasional karena BPR ini telah menjadi yang terbaik di Provinsi Riau dan Nasional.

Sesuai perkembangannya, BPR ini terus melakukan upaya agar lebih maju dan dekat dengan masyarakat. Langkah upaya itu diwujudkan melalui berbagai program pengembangan usaha dan produk.

Diantara program-program tersebut adalah kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kampar melalui program Penyaluran Dana Bergulir. Dalam Program ini, Pemerintah Daerah membuat Program peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan pinjaman modal kerja kepada masyarakat yang ingin berusaha dan berpotensi untuk dikembangkan. Adapun dana penyaluran kreditnya berasal dari APBD Kabupaten Kampar dan pengelolaannnya melalui sistem Channeling.

Program ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pinjaman dengan bunga yang murah dan tidak tergantung dari tahun anggaran APBD. Hal ini dimungkinkan karena pengelolaan administrasi pinjaman dan administrasi keuangan dilakukan langsung oleh PD BPR Sarimadu.

Diantara banyak banyak yang sudah ada di Provinsi Riau saat ini, PD BPR Sarimadu bertekad untuk menjadi bank kebanggaan milik masyarakat Kabupaten Kampar khususnya dan Provinsi Riau pada umumnya. Selain itu, PD BPR Sarimadu juga bertekad untuk berperan sebagai intermediasi dan agen pembangunan perekonomian yang berbasis kerakyatan di Kabupaten Kampar dan Propinsi Riau.

Bahkan, PD BPR Sarimadu sudah menawarkan untuk membuka cabang di Kabupaten atau Kota se Provinsi Riau kepada Pemerintah Kabupaten Kota di Propinsi Riau yang belum memiliki BPR. Kerjasama ini tentunya akan menguntungkan untuk Kabupaten Kota tersebut. Karena hanya dengan melakukan penyertaan modal saja, maka PD BPR Sarimadu akan membuka cabang di Kabupaten tersebut dengan keuntungan sepenuhnya untuk Kabupaten / Kota tersebut.

Saat ini, PD PD BPR Sarimadu didukung SDM sebanyak 128 orang dan mempunyai 10 kantor. Kantor-kantor ini terdiri dari satu kantor pusat operasional, tiga kantor cabang dan enam kantor kas. Aset total yang dimiliki per 31 Desember 2010 sebesar Rp 167 milyar dengan rasio NPL 3,97 % dan CAR 13,9 %. Erman – edited by BP.